Mantan Presiden Ini Serahkan Hartanya Untuk Rakyat Untuk Anak Tidak Sepeserpun


Mantan Presiden Korea Selatan (Korsel), Kim Young-sam, mengumumkan akan menyumbang seluruh kekayaannya untuk kepentingan masyarakat. Anak-anak Kim tidak akan mendapat warisan ayahnya sepeserpun.
Kim pada Rabu, 5 Januari 2010, mengatakan bahwa dia tidak akan hidup lebih lama lagi dan kekayaannya tidak akan dia bawa mati. Itulah sebabnya dia ingin memberikan semua asetnya kepada masyarakat.

“Semuanya selesai ketika kau mati. Kau tidak akan dapat hidup selamanya,” ujar Kim seperti dilansir dari laman harian Korea Herald.

Kim tidak memberikan rincian mengenai sumbangan yang akan dia berikan, namun salah satu pegawainya mengatakan bahwa Kim akan memberikan rumah kediamannya di Seoul dan di pulau Geoje kepada organisasi non pemerintah yang dia dirikan.

Pegawai yang tidak ingin disebutkan namanya ini juga mengatakan bahwa rumah kelahiran Kim yang juga terletak di pulau Geoje akan diberikan kepada pemerintahan lokal pulau tersebut. Diperkirakan semua aset ini senilai lima miliar won atau sekitar Rp. 39,5 miliar.

Kim ingin semua harta ini diberikan semua untuk kepentingan masyarakat, dia bahkan tidak memberikannya kepada anak-anaknya. “Tidak perlu memberikan harta kepada anak-anak saya, saya pikir yang terbaik adalah memberikannya kembali kepada masyarakat,” ujar Kim.

Mantan politisi yang telah berusia 84 tahun itu pernah memimpin Korsel sebagai presiden selama 1993 hingga 1998. Kim mencatat sejarah sebagai warga sipil pertama yang menjadi presiden setelah Korsel diperintah junta militer selama puluhan tahun.

Memberikan seluruh harta kekayaan kepada masyarakat sepertinya telah menjadi sebuah tren di kalangan mantan pejabat atau presiden. Selain Kim Young-sam, sebelumnya pada tahun 2009 Presiden Korsel saat ini, Lee Myung-bak menyatakan akan menyumbangkan seluruh kekayaannya setelah dia mengakhiri jabatannya.

Harta kekayaan Lee yang diperkirakan sebesar 33,1 miliar won atau sekitar Rp. 260 miliar akan digunakan untuk program beasiswa pemuda.

“Semua keuntungan saya, yang saya kumpulkan melalui kerja keras seumur hidup, sangat berharga bagi saya. Saya telah lama memikirkannya, bahwa sangat bagus jika kekayaan saya digunakan dengan cara yang baik untuk masyarakat,” ujar Lee seperti dilansir dari laman CNN, 7 Juli 2009.